Warga Desa Sigama Ujung Gading, Parlimbatan, dan Simanosor Perbaiki Jalan dengan Swadaya

Warga Desa Sigama Ujung Gading, Parlimbatan, dan Simanosor melakukan gerakan swadaya untuk memperbaiki jalan utama penghubung di tiga desa tersebut.

Kepala Desa Sigama Ujung, Gading Juanda Harahap, kepada METRO, Selasa (28/9), mengatakan, gerakan swadaya untuk memperbaiki jalan utama tersebut merupakan inisiatif dari 3 kepala desa (kades), yakni Kades Simanosor Damsir Siregar, Kades Parlimbatan, dan Kades Sigama Ujung Gading. Ketiganya prihatin dengan kondisi ruas jalan penghubung ketiga desa yang rusak parah dan amblas, sehingga membentuk kubangan bila hujan tiba.

Gading menambahkan, pihaknya berharap pembangunan maupun perbaikan jalan penghubung ke tiga desa ini bisa masuk menjadi pembahasan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), baik tingkat Kecamatan Padang Bolak atau Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Dan anggaran pembangunannya dapat ditampung pada APBD Paluta 2011.

“Kita berharap kepada pihak terkait agar perbaikan jalan penghubung ke tiga desa ini bisa masuk menjadi pembahasan dalam musrenbang, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. Dan anggaran pembangunannya ditampung pada APBD Paluta tahun 2011 mendatang,” ungkapnya.

Selain itu, sambung gading, pihaknya bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang telah meminjamkan alat berat untuk membantu perbaikan jalan tersebut. Sehingga perbaikan jalan dengan dana swadaya itu dapat berjalan dengan lancar.

Sumber: http://metrosiantar.com/MENUJU_PALAS-PALUTA/Warga_Tiga_Desa_Perbaiki_Jalan_dengan_Swadaya

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Irigasi Batang Ilung Tak Kunjung Diperbaiki

1 Komentar

  1. Sesuatu yang sudah jarang ditemukan di era reformasi ini….. ini baru namanya “APA YANG BISA SAYA BERIKAN KE NEGERI INI, bukan APA YANG BISA SAYA DAPAT DARI NEGERI INI”…. salut atas kegotongroyongannya… cara ini sudah hampir terkikis dari masyarakat Tapanuli…. karena biasanya sudah terlalu mengandalkan ADA UANG ada UPAYA….

    Salut buat masyarakatnya….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*