Warga di Lima Desa Panyabungan Timur Tunggu Alat Berat

Illustrasi

Panyabungan, Warga di Desa Pardomuan, Huta Bangun, Sirangkap, Huta Tinggi dan Banjar lancat Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menunggu uluran tangan dari Pemerintah Daerah Mandailing Natal cq Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi untuk melakukan pembersihan jalan kabupaten menuju desa mereka akibat dari longsor yang terjadi di Desa Ranto Natas.

“Sudah tiga hari sejak terjadinya longsor yang menimbun badan jalan di Desa Ranto Natal belum juga ada penanganan dari pihak pemerintah setempat untuk membantu warga dalam membersihkan tanah sebab volume tanah tersebut sangat banyak sehingga tidak bisa dikerjakan warga secara manual. Mereka butuh alat berat,” kata Kholik salah seorang warga Panyabungan Timur, Jumat (30/4) di lokasi longsor.

Dikatakannya, hingga saat ini kenderaan roda empat belum bisa melewati lokasi longsor tersebut, sehingga diharapkan pihak Pemda agar lebih tanggap terhadap persoalan transportasi warga untuk kelangsungan hidup serta anak sekolah yang melintasi wilayah ini apalagi ekonomi warga telah mati akibat dari akses satunya-satunya menuju wilayah Panyabungan (ibu kota kabupaten) tertutup.

“Pemerintah jangan tutup mata terhadap pesoalan ini sebab ini sudah menyangkut halayak umum yang menyangkut ekonomi rakyat di lima desa tersebut, kenapa sampai sekarang belum juga ditangani atau memang kami dari wilayah ini selalu menjadi anak tiri dari setiap persoalan karena kita tahu Pemda punya alat berat yang diperuntukkan untuk setiap kebutuhan yang meyangkut umum,” katanya.

Baca Juga :  Hasil Pemeriksaan - Bentrok Batang Toru Dicurigai Digerakkan Seorang Dosen Asal Padangsidimpuan

Sementara Camat Panyabungan Timur, Awaluddin menuturkan, pihaknya telah menyurati Bupati Mandailing Natal cq Dinas PUP Madina terkait longsor yang menimpa jalan menuju lima desa di wilayah Panyabungan Timur.

Namun hingga saat ini kita bersama warga masih menunggu alat berat tersebut agar transportasi kembali normal sebab sudah dilakukan gotong royong untuk pembersihan badan jalan tetap saja tidak bisa karena longsornya terus turun jika dibersihkan dari bawah.

“Kita berharap Dinas PUP segera berbuat terhadap keluhan warga yang masih menjadi tanggung jawab kita, jika tidak akan terjadi krisis pangan terhadap warga kita dan kenaikan sejumlah harga bahan pokok yang harus di butuhi warga setiap hari,” katanya.

Kabid Bina Marga Dinas PUP Madina, Khoirul Anwar mengatakan, kita sudah melayangkan nota dinas demi untuk memberangkatkan alat berat menuju Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur, namun hingga saat ini belum ada respon dari pimpinan sebab sebagai bawahan kita tidak bisa main berangkatkan alat berat begitu saja sebab harus ada pertanggung jawaban. (man)

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=53491:warga-di-lima-desa-panyabungan-timur-tunggu-alat-berat&catid=51:umum&Itemid=31

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*