Warga Diimbau Waspadai Bencana Alam

Selasa, 17 November 2009 – www.metrosiantar.com

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Ongku P Hasibuan

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Ongku P Hasibuan mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Tapsel untuk waspada akan bencana alam di musim penghujan.

Imbauan Bupati disampaikan Kasubbag Humasy, Isnut Siregar kepada METRO, Senin (16/11) ini menyikapi intensitas curah hujan yang mengguyur Tabagsel selama beberapa minggu belakangan ini cukup tinggi, apalagi mengingat beberapa daerah di Tapsel selama ini cukup rawan akan terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir. Untuk itu dirinya berpesan kepada warga untuk hidup bersih dan jangan membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan terjadinya banjir, tanah longsor, dan sebagainya karena yang rugi pada akhirnya nanti adalah masyarakat itu sendiri.

Dikatakannya, selain bencana alam di musim penghujan, bibit-bibit penyakit bermunculan dengan mudahnya. Jika tidak menjalankan pola hidup tidak sehat dan bersih dan dapat menyebabkan penyakit kepada masyarakat.

“Di musim penghujan ini kita musti waspada, bukan hanya terhadap hal-hal bencana alam, tetapi juga pada kesehatan. Jaga kesehatan tubuh dan jangan membuang sampah sembarangan, serta melakukan pola hidup bersih agar kita semua sehat dan selamat,” imbau Isnut.

Dikatakannya, untuk daerah yang cukup rawan bencana alam seperti Kecamatan Sayurmatinggi, Muara Batang Toru, Angkola Barat, dan lainnya, masyarakat diminta waspada, terutama kepada pemerintahan setempat untuk meningkatkan kewaspadaan agar jangan sampai menimbulkan korban jiwa dan harta benda.

Baca Juga :  Wali Kota Padangsidimpuan: Dikritik, Pimpinan SKPD Jangan Lari

“Ada beberapa daerah kita yang memang agak rawan selama ini, makanya kita berharap seluruh elemen untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi di musim penghujan ini,” pungkasnya. (phn)

PostLink: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/warga-diimbau-waspadai-bencana-alam/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*