Warga Keluhkan Proyek Peningkatan Jalan

Salah satu titik longsor di Desa Simarrobu, Kecamatan Lingga Bayu, yang sering melumpuhkan arus lalu lintas di Pantai Barat. (Ridwan Lubis/Metro Tabagsel)

MADINA – Masyarakat Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal mengeluhkan pekerjaan proyek peningkatan jalan provinsi mulai dari Jembatan Merah, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, hingga ke Muara Soma, Kecamatan Batang Natal.

Informasi dihimpun Metro Tabagsel dari sejumlah warga, Jumat (9/1) ýdi Panyabungan, pekerjaan proyek peningkatan struktur badan jalan provinsi itu terlihat asal jadi, proyek yang bersumber dari Bina Marga Sumatera Utara bernilai Rp14.431.682.350 dengan nomor kontrak 602/DBM-UPTD-KN/KPA/WDS/2014 tanggal kontrak 17 Juni 2014.

“Jika kondisi pekerjaannya seperti itu, tidak akan berdampak atas bencana yang sering terjadi selama ini. Dan diperkirakan longsorn akan terus terjadi karena pekerjaan peningkatan jalan tidak maksimal,” ujar Hadi kepada wartawan.

Menurut tokoh pemuda Pantai Barat itu, kondisi ini disebabkan pengawasan dari Bina Marga Sumut UPTD Kotanopan tidak berjalan dengan baik, dan diduga kontraktor dengan Bina Marga main mata, sehingga pekerjaannya tidak maksimal.

“Ada dugaan terjadi permainan antara Bina Marga dengan kontraktor, karena itulah kami meminta penegak hukum supaya mengusut pekerjaan jalan ini, agar pembangunan jalan di Pantai Barat maksimal dan mampu mengatasi penyebab longsor,” sebutnya. Menurut informasi yang dihimpun METRO, proyek peningkatan jalan Jembatan Merah-Muara Soma itu dikerjakan oleh PT Karya Muda Nasional dengan nilai pekerjaan Rp 14, 43 miliar pada tahun anggaran 2014. (wan)

Baca Juga :  Di Sekitar Pembangunan Praspem Multi Years Kab. Palas, Harga Tanah Naik Tajam

METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*