Warga Mandailing Natal Tolak Tender Panas Bumi

www.liputan6.com,

Unjuk rasa warga menolak tender panas bumi, Mandailing Natal, Sumut.

Mandailing Natal: Massa yang berunjuk rasa di Kantor DPRD Mandailing Natal, Sumatra Utara, Senin (19/4), nyaris bentrok dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja. Keinginan demonstran menemui Ketua DPRD dihalang-halangi dengan barikade oleh petugas Satpol PP. Demonstran yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Sumber Daya Alam ini yang sudah emosi saling dorong dengan petugas.

Keributan tidak terhindarkan meski tak sampai baku hantam. Sejumlah perwakilan demonstran yang bertemu anggota DPRD meminta anggota Dewan mendesak agar Bupati Mandailing Natal Amru Daulay membatalkan proses tender sejumlah pertambangan panas bumi dan gas alam di Desa Sorik Marapi, Roburan, dan Sirambas. Alasannya lelang dan tnder yang sedang berlangsung di Jakarta tidak transparan.(JUM)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. aiiii, royality cuman 2,5 prsen dpt meningkatkan PAD sampai 2 trlyun,
    ko’ skit x bro,,,,
    bgaimana dng dampak trhdp lingkungan masyarakat sekitar?
    2,5 prsen tu nominalnya dah 2 trlyun…
    bagaimana klo 50: 50?
    mungkin masyarakat mandailing dah jd konglomerat smwa donk……!
    yg pastinya g ad investor yg mw klo 50:50,
    trus rakyat donk yg menderita akibat dampak yg ditimbulkannya….!
    gmnny anggota DPR mandailing ne? ap pd tidur smua, pkirkan rakyat donk…….!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*