Warga Masih Buang Sampah ke Bantaran Sungai

Tumpukan sampah di parit yang bermuara ke Sungai Batang Ayumi, di bawah Jembatan Jalan Letjen Sutoyo. (Samman Pohan/Metro Tabagsel)

SIDIMPUAN – Sebagian masyarakat Rambin, Kelurahan Bincar, Psp Utara, masih membuang sampah ke parit dan bantaran sungai. Akibatnya, sampah-sampah yang menumpuk itu akan hanyut besama air hujan dan mengalir langsung ke sungai Batang Ayumi.

Seperti pantauan METRO, Selasa (17/6) di Kelurahan Bincar, Psp Utara. Dimana sampah rumah tangga banyak yang menumpuk, tepatnya di antara Masjid Ahlul Sunnah Wal Jamaah dengan Jembatan DAS Batang Ayumi Kelurahan Rambin. Sampah yang menumpuk itu nantinya akan terbawa aliran air parit yang bermuara ke sungai Batang Ayumi.

Menurut warga, Rizki (21) yang sempat diwawancarai saat berada di lokasi tumpukan sampah mengatakan, tumpukan sampah itu berasal dari limbah rumah tangga warga sekitar. “Sampah itu datangnya dari atas (pemukiman penduduk, red) yang dibuang ke parit dan terbawa ke sini. Ada juga sebagian yang langsung dibuang ke sini,” katanya.

Sementara Anton (23) warga Rambin mengatakan, masyarakat sekitar memang banyak yang membuang sampah ke pinggiran jembatan. Itu karena tempat pembuangan sampah tidak tersedia di kampung mereka.

“Banyak memang masyarakat sekitar sini yang membuang sampah ke pinggiran jembatan ini. Itu karena di sini tidak ada tempat sampah,” terangnya.

Sedangkan Hotma (34) yang juga menetap di Rambin, mengatakan alasan yang sama. Ia berujar kalau tempat sampah memang tidak ada di sekitar kediamannya. “Tempat sampah masalahnya itu. Kalau saja ada tempat sampah, masyarakat pasti tidak akan membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Penetapan Tersangka & Penahanan Terkait Kasus PS Sidimpuan

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Psp Drs Safaruddin yang dikonfirmasi, Selasa (17/6) mengatakan, diperlukan kesadaran bersama dalam mengatasi persoalan sampah dan kebersihan lingkungan.

“Permasalahan sampah ini memang tanggung jawab kami, tetapi perlu juga kesadaran dari masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Saya juga mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga lingkungan. Untuk sekedar diketahui, sampah yang dibuang sembarang akan jadi musibah dan sampah yang diolah akan jadi berkah,” tutupnya. (mag-01)/METROSIANTAR.com,

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*