Warga Sidimpuan Banyak yang Berpeluang Memilih Dua Kali

P. SIDIMPUAN – Kebobrokan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Lagislatif 2014 yang masih menyimpan sejumlah persoalan data pemilih,memberikan ruang bagi warga Kota P.Sidimpuan yangpunya hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dua kali pada Pemiu Legislatif 9 April 2014.

Informasi diperoleh Waspada, Rabu (2/4) di P.Sidimpuan,berdasarkan data yang tertuang dalam DPT Pemilu Legislatif 2014 Kota P.Sidimpuan yang ditetapkan kembali 19 Maret 2014, masih banyak ditemukan nama ganda pada satu kelurahan/desa di berbagai kecamatan.

Bahkan beberapa di antaranya tercatat memiliki peluang tiga kali memilih karena namanya tercatat di tiga TPS.Seperti di Desa Pintu Langit Jae, Kec. P.Sidimpuan Angkola Julu, pemilih atas nama Pardomuan Siregar tercatat di  TPS-1 dan TPS-4 dengan NIK 1277061-711870001 .nama Pardomuan Srg juga ada di TPS-1 dengan NIK berbeda yakni 1277061707890007.

Atas nama Rudi Andi Siregar tercatat di TPS-2, TPS-3 dan TPS-4 dengan NIK 1277061702820001.Kemudian atas nama Masrita Yanti Hasibuan di TPS-1 TPS-2 dan TPS-4 dengan NIK  1277066805820001.

Masih di Desa Pintu Langit Jae yang terdiri dari empat TPS,pemilih yang namanya terdaftar di TPS1 dan TPS-4 adalah Nurmasari Simbolon dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan)1277064101600001, Rama Yanti Tambunan NIK 1277066806-810001 , Purnama dengan   127706-4306840001, Efrida Nainggolan dengan NIK 1277066306890001.

Selanjutnya Futri Amidani Harahap dengan NIK 12770663-12950002, Jamaluddin dengan NIK 1277062701880002, Subri Hambali Harahap dengan  NIK 1277062703920001, Ali Sakti Nasu-tion dengan NIK 1277060312-650001, Saidi Siregar  NIK 127706-6201820001. Sedangkan Asmadi dengan NIK 1277060102840005 dan Isna Ramadani dengan NIK1277064805850001 terdaftar nama ganda di TPS-1.

Baca Juga :  Korban Banjir Butuh Makanan & Pakaian - 17 Rumah Masih Terendam Air Setinggi 1 Meter

Di Desa Pudun Jae, Kec.P.Sidimpuan Batuna dua yang terdiri dari 8 TPS juga ditemukan atas nama Ridwansyah dan Riduansyah  pada  TPS yang sama yakni TPS-1 dengan NIK 1277032504920001. Atas nama Martha Adelina dan Marta Lena dengan juga pada TPS-1 dengan NIK 1277034401950005.Banyaknya temuan terhadap nama ganda dengan NIK yang sama baik dalam satu TPS maupun pada TPS yang berbeda menunjukkan bahwa NIK yang sama alias bodong masih tetap menghiasi DPT P.Sidimpuan,meski KPU P.Sidimpuan pada perbaikan terakhir telah fokus terhadap persoalan NIK invalid.

Ketua PPK P.Sidimpuan Angkola Julu, Banggur tidak membantah adanya nama atau NIK ganda pada DPT  di wilayah kerjanya.

”Gimana mau dibilang,inilah realitanya dan PPK hanya melakukan rekapitulasi atas DPT yang ditetapkan PPS”, kata Ketua PPK P.Sidimpuan Angkola Julu.

Ketua Panwaslu Kota P.Sidimpuan Johan Alamsyah  SH, MH melalui divisi pengawasan Ahmad Effendi Nasution, S.Sos mengatakan persoalan NIK bodong  dan nama ganda telah ditetapkan sebagai temuan Panwaslu.

”Panwaslu telah menetapkannya sebagai temuan,”katanya.

Untuk itu Panwaslu P.Sidimpuan akan menentapkan TPS yang memiliki nama ganda dengan TPS lainnya menjadi skala prioritas pengawasan pada hari ‘H’ 9 April mendatang karena sangat berpeluang pemilih menggunakan hak pilihnya dua kali.

”Yang jelas pengawasannya akan jadi skala prioritas”, katanya. (cml)

(Waspada)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Sudah Saat-nya Pemko Padangsidimpuan Meng-aktifkan kembali WEBSITE - nya

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*