Warga Ujungpadang Bangun Jalan dari Dana PNPM

Warga Dusun Ujungpadang, Desa Naggarjati, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), membangun jalan telport dengan ukuran 2,5x 950 meter melalui dana bantuan langsung masyarakat (BLM) dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP), bernilai Rp119.142.400.

7612310314d07402fee83d6bf185d4f506020ee Warga Ujungpadang Bangun Jalan dari Dana PNPM
Kegiatan PNPM-MP khusus pasca krisis di Ujung Padang, Desa Nanggar Jati, Selasa (18/1).

Fasilitator Teknik (FT) Kecamatan Arse, Bambang ST, dan Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Arse, Paembangon Batubara, kepada METRO, Selasa (18/1) mengatakan, sejumlah dana tersebut telah disalurkan pada masyarakat desa dan kegiatan telah berlangsung.

“Yang menerima dana kali ini merupakan desa yang usulannya ditetapkan memiliki prioritas di Kecamatan Arse. Ketiganya merupakan usulan yang disusun masing-masing Desa melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), beberapa waktu lalu,” katanya.

Sebelumnya masyarakat sangat membutuhkan pembangunan jalan tersebut karena jalan tersebut melintasi lahan warga.
Nantinya, diharapkan pembangunan jalan tersebut bisa memudahkan pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan di wilayah itu.

“Jalan itu potensial untuk menumbuhkan pertumbuhan ekonomi warga di masa mendatang, apalagi setelah terhubung dengan jalan perkebunan Kultindo,” ujar salah seorang warga, Baringin (36).

Amatan METRO Selasa (18/1), pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan telport sedang berlangsung, susunan batu kali sudah hampir rampung yang dikerjakan warga setempat.

“Setelah selesai batu disusun lalu akan digilas lagi,” pungkas Bambang.

Untuk diketahui kegiatan PNPM-MP khusus pasca krisis merupakan salah satu bentuk program kepedulian pemerintah pusat terhadap dampak krisis yang terjadi belakangan ini dengan maksud memulihkan kondisi ekonomi warga sekaligus menanggulangi pengangguran. (ran) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Haruskah Tapsel di Pimpin Putra Asli Daerah ?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*