Wartawan Minta Bupati Madina Ganti Kabag Humas

Panyabungan, Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution diminta segera mengganti Kabag Humas dan Protokol Taufik Lubis karena dinilai tidak mampu menjadi corong Pemkab Madina.

“Sejak Taufik Lubis dilantik menjadi Kabag Humas, yang bersangkutan tidak pernah respon dengan berbagai media yang melakukan peliputan di Pemkab Madina. Bahkan untuk mendapatkan informasi tentang perjalanan pemerintahan Pemkab Madina dibawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan saja terkesan ditutup-tutupi, sehingga jarang kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Madina dipublikasikan,” ujar Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Aliansi Jurnalis Independen Mandailing (AJIM) Saima Putra di Panyabungan, Kamis (20/10/2011).

Dikatakannya, sebagai corong Bupati dan Wakil Bupati Madina dalam melakukan publikasi program maupun kegiatan Pemkab Madina, Taufik Lubis dianggap tidak mampu. Terbukti selama menjadi Kabag Humas, Taufik Lubis tidak dapat menjalin komunikasi yang harmonis dengan sejumlah wartawan, sehingga informasi yang diharapkan warga Madina khususnya dan Sumut umumnya di setiap media cetak dan elektronik sangat minim.

“Kita berharap, Bupati dan Wakil Bupati Madina dalam menempatkan Kabag Humas adalah orang-orang yang mempunyai SDM dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Humas. Jangan seperti sekarang, dalam setiap kegiatan Bupati dan Wakil Bupati, Kabag Humas selalu menghilang sehingga tambahan informasi yang harus didapatkan oleh sejumlah media nihil,” sebutnya.

Disebutkannya, contoh bahwa Kabag Humas tidak komunikatif ketika AJIM melayangkan klarifikasi secara tertulis terkait penggunaan anggaran di Bagian Humas. Hingga dua minggu, klarifikasi tersebut tak kunjung dijawab. Oknum Kabag Humas malah sempat menawarkan uang daripada menjawab surat tersebut sehingga menimbulkan kesan pemerintahan yang jujur dan bersih tidak terlaksana.

Baca Juga :  Bupati Tapsel Kangkangi UU Perkebunan dan Peraturan Menteri Pertanian - IUP PTPN-3 Batang Toru Cacat Hukum.

“Kemitraan antara pers dengan Pemkab Madina seharusnya terjalin dengan baik dan berlangsung lama. Sebab pers punya peranan besar dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan yang dilakukan Pemkab kepada masyarakat. Selama ini gagasan-gagasan kemitraan dalam membangun Madina sudah sering didengungkan, tapi realisasinya di lapangan tidak pernah terwujud, dan itu tentunya sangat tidak kita inginkan. Hal ini harus menjadi catatan bagi Bupati dan Wakil Bupati dalam menempatkan Kabag Humas dan Protokol sebagai corong Pemkab Madina,” sebutnya.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina Taufik Lubis yang dihubungi via SMS tidak pernah memberikan jawaban. Ketika didatangi keruangannya, yang bersangkutan selalu berada di luar kantor. (BS-002)

(beritasumut.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*