Waspada, Google Image Jadi Alat Penyebar Virus

TEMPO Interaktif, Jakarta – Google memang menjadi mesin pencari paling banyak digunakan di dunia. Mengutip situs penghitung peringkat, Alexa.com, Google Search Engine menduduki posisi pertama sebagai situs paling sering dikunjungi dan urutan berikutnya adalah Facebook.

Namun, dalam menggunakan mesin pencari itu, Anda harus tetap waspada karena “orang iseng” biasanya menyisipkan program jahat (malware) melalui hasil pencarian.

Mengutip situs PC World, biasanya para penyerang menggunakan mesin Google Image untuk menyebarkan malware atau virus.

Menurut Bojan Zdrnja, peneliti dari Internet Storm Center, ribuan situs dilaporkan telah disusupi kode-kode berbahaya yang isinya merekomendasikan aplikasi antivirus palsu. “Sebagian besar targetnya adalah situs WordPress dan menginfeksi kode PHP yang menghasilkan halaman berdasarkan gambar,” kata Zdrnja.

Untungnya, ternyata Google sudah mengantisipasi kemungkinan ini dengan menyaring situs-situs yang dicurigai disusupi malware. Hingga pekan ini sedikitnya 5.000 situs terbukti telah diserang dan pengunjungnya diperkirakan mencapai 15 juta orang.

Dalam penyataan resminya, Google mengatakan telah menyadari kemungkinan infeksi malware melalui hasil pencarian, khususnya dari layanan Google Image. Karena itu, perusahaan yang bermarkas di California ini akan mengidentifikasi setiap alamat situs dan halaman pada hasil pencarian.

Lalu, bagaimana jika Anda telanjur mengakses situs yang ternyata telah disusupi malware? Menurut Zdrnja, sebaiknya segera keluar dari aplikasi browser dan matikan komputer secepatnya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Internet Explorer 9 Segera Hadir Pada 14 Maret 2011

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*