Waspada Penipuan Mengatasnamakan Polisi

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sipirok, AKP Sabar Nainggolan, mengimbau warga agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan lembaga kepolisian, dengan cara meminta bantuan dalam pelaksanaan kegiatan kepolisian.

“Ada masyarakat yang menjadi korban penipuan orang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan anggota Polsek Sipirok. Orang tersebut mengaku diperintahkan Kapolsek untuk meminta bantuan dana. Pelaku menghubungi calon korban melalui telepon seluler dan meminta sejumlah uang, yang kita heran uang tersebut dikirim melalui rekening,” kata AKP S Nainggolan menjelaskan.

Diterangkannya, dalam melaksanakan kegiatannya, pelaku menggunakan nomor HP 0813 9414 0xxx dan 0813 9400 2xxx, setelah menghubungi calon korbannya dan meminta sejumlah uang untuk bantuan biaya kegiatan lantas disuruh mengirim melalui rekening dengan alasan bantuan langsung pada panitia kegiatan dengan nomor rekening 00000230-01-031913-05-2 atas nama Gunawan Suharjo, dengan alamat Jalan Duri A2 Nomor 21, RT/RW 003/002, Duri Pulo/Gambir, Jakarta Pusat.

“Pada tanggal 4 Juni lalu, salah seorang warga, Nasrun, mendatangi markas Polsek. Ia mengaku telah mentransfer sejumlah uang sesuai perintah pelaku,” terang kapolsek.

Warga lain yang juga menjadi sasaran adalah Adam Dalimunte (45) warga Kampung Subur, Pasar Sipirok, namun yang bersangkutan langsung mendatangi Mapolsek Sipirok untuk mengkonfirmasi hal tersebut. “Saya yakin di tengah-tengah masyarakat sudah banyak yang menjadi sasaran penipuan yang mengatasnakan Kepolisian dan saya berharap masyarakat jangan mudah tertipu dengan modus-modus yang tidak jelas. Dan diimbau kepada seluruh masyarakat agar melaporkan jika ada kejanggalan-kejanggalan. Mudah-mudahan hal serupa jangan terulang kembali,” paparnya.

Baca Juga :  Polres Madina Madina Ringkus Sindikat Pemalsu Uang

Melihat kondisi tersebut pihak Kepolisian Sektor Sipirok telah membuat imbauan dengan menempelkan selebaran di tempat umum dan di kedai-kedai, agar masyarakat luas berkoordinasi terutama pemerintahan desa, agar tamu dan pendatang yang tidak jelas segera dilaporkan.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Waspada_Penipuan_Mengatasnamakan_Polisi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Tadi siang ada orang menelpon ke rumah mengaku IPTU Hermanto dengan jabatan KANIT SERSE NARKOTIKA. kebetulan istri yg mengangkat . awalnya yg menelpon menangis mengatakan ” aku dipenjara” tp ketika ditanya siapa nama, tapi tdk disebut2xkan. kemudian telepon diambil alih oleh orang yg mengaku polisi tersebut dengan menanyakan anggota keluarga. pd saat istri saya menelepon istri saya menyebutkan nama adiknya. kemudian orang tersebut mengatakan adik ipar saya tertangkap tangan menggunakan shabu sebanyak 0,3 gr. bersama temannya 3 orang. kemudian kembali mengatakan sudah ada pembicaraan untuk perdamaian. istri sempat panik dan bingung aplagi adiknya tidak dapat dihubungi. kemudian pembicaraan saya ambil alih, disini timbul kecurigaan ketika saya mengatakan” Ya nanti pengacara saya yg urus” , penelepon berkelit buat apa pengacara, ini kita datang untuk membicarakan agar tidak di 86 kan. kemudian saya katakan kembali ” ya udah dipenjarakan saja adik saya”. kemudian saya tutup telepon. saya cb hubungi adik saya. dan ternyata adik saya sedang bertani dengan orang tuanya di sawah. semoga bisa dijadikan pengalaman.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*