Waspadai Bencana Alam Sejak Dini di Madina

Hujan lebat yang terus mengguyur di wilayah MandailingNatal sangat berpotensi menimbulkan bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. Oleh karena itu kondisi itu perlu diwaspadai terutama warga di kawasan itu.

Demikian dikatakan Pj Bupati Madina melalui Kabag Humasy, M Taufik Lubis, menyikapi intensitas curah hujan yang masih tinggi mengguyur daerah itu dalam beberapa minggu terakhir ini.

Dikatakan, tingginya intensitas curah hujan melanda kawasan Mandailing Natal umumnya hingga  Oktober 2010 berpeluang terjadinya  bencana alam banjir akibat luapan sungai maupun tanah longsor menimbun badan jalan.

“Jika curah hujan masih cukup tinggi seperti dalam sepekan terakhir, ruas jalan provinsi maupun kabupaten di daerah ini akan tertimbun tanah longsor, karena kondisi tanah labil dan di berbagai tempat diperkirakan terjadi banjir akibat luapan sungai,” ucapnya.

Tingginya curah hujan dalam sebulan terakhir ini mengakibatkan beberapa titik di ruas jalan di Madina amblas seperti di Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Desa Purba Lamo, Kecamatan Lembah Sorik Marapi dan Desa Sopotinjak Muarasoma, Kecamatan Batang Natal.

Seperti pengalaman sebelumnya, apabila musim penghujan terus mengguyur Madina, ruas jalan sanutra kawasan Panyabungan hingga batas Sumut-Sumbar di Muarasipongi  berpeluang terjadinya bencana tanah longsor.

“Begitu juga ruas jalan provinsi Jembatan Merah-Natal sangat rawan tanah longsor, sehingga kepada masyarakat pengendara kita imbau untuk mewaspadainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Menuju Aek Milas Butuh Pengaspalan

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=147939:waspadai-bencana-alam-sejak-dini-di-madina&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*