Waspadai Jurang di Jalinsum Gunungtua-Padangsidimpuan

Kamis, 07 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

PALUTA-METRO; Para pengendara diminta waspada dan berhati-hati, bila akan melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Gunungtua-Padangsidimpuan, tepatnya di Desa Sigama. Pasalnya, di sisi kanan dan kiri jalinsum banyak terdapat jurang.

Salah seorang sopir angkutan desa (Angdes) trayek Gunungtua-Padang Bolak Julu, S Siregar (45), mengaku, jurang di sisi jalinsum membuatnya khawatir. Pasalnya, di beberapa titik jalan tanggul atau dinding jalan yang digunakan sebagai penghambat sudah anjlok dan sebagian sudah mulai rusak.

“Saya sangat khawatir dan was-was saat melintas di Jalinsum Gunungtua- Padang Bolak Julu. Sebab, sepanjang jalan di beberapa titik ada tanggul atau dinding jalan yang sudah mulai rusak,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Ongku Harahap(47). Menurut pria yang melintas di jalinsum ini, seharusnya pemerintah provinsi mengambil tindakan untuk memperbaiki tanggul jalan yang sebagian rusak serta memagar sisi jalan yang rawan longsor. “Tujuannya, agar tidak ada korban jiwa yang terjun bebas ke jurang apabila salah setir,” ujarnya.

Keduanya berharap, pihak terkait segera memperbaiki kerusakan tanggul jalan, jangan menunggu sampai ada korban jiwa, baru diperbaiki. (thg)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bupati Tapsel Diwarisi Defisit Rp.78 M

1 Komentar

  1. JALAN LINTAS MULAI DARI PADANGSIDEMPUAN-PARSABOLAS-GUNUNGTUA-HINGGA KE KOTA PINANG sangat memprihatinkan.
    Pihak Pemda setempat atau pihak terkaid harusnya malu melihat kondisi jalan ini jika dibandingkan dengan jalan-jalan dipropinsi tetangga Sumatera Utara seperti Jalan Lintas di perbatasan ke arah Pekanbaru/RIAU, Jalan Lintas di Sumatera Barat. Padahal pemda setempat setiap hari ada yang lewat jalan ini, sangat tidak mungkin tidak mengetahuinya. Jalan yang berbelok-belok juga sepertinya tidak ada niat pemda / pihak terkaid bagaimana agar sedikit demi sedikit dibuat Lebih lurus dan lebih datar seperti yang dbuat oleh pemda-pemda lainnya. Lebar jalan di wilayah ini juga sangat memprihatinkan bahkan jika dua truk besar berpapasan pas ditikungan secara berjejer maka jika tidak hati-hati maka harus siap menerima kerusakan kendaraan diwilayah ini. Harusnya lebar jalan ini sudah selayaknya dibuat lebar tanpa harus berhenti satu kendaraan jika truk berpapasan.

    Jalan dari Simpang GUNUNG TUA lintas SIBUHUAN juga sangat rusak, bahkan banyakan 50 meter disetiap ujung jembatan pasti rusak dan berlobang besar. Bahkan kalau tidak hati-hati atau malam hari, maka setiap jembatan siap menunggu maut mengingat jalan berlubang dan hancur. Padahal jalan Lintas GUNUNG TUA-SIBUHUAN-BANGKINANG atua yang hendak ke BUKIT TINGGI yang dari daerah Padanglawas atau Tapanuli Selatan bisa menjadi jalan alternatif dan lebih aman. Hendaknya Pemerintah PUSAT melalui dinas perhubungan/terkaid membuat jalan LINTAS DARI PADANGSIDEMPUAN-GUNUNGTUA-SIBUHUAN-BANGKINAN menjadi jalan yang nyaman dilalui dan memperbaiki serta memperlebar setiap jembatan yang rata-rata Rusak dan lebarnya jalan.

    Saat pulang kampung Tahun Baru kemarin lewat Lintas Sibuhuan, jauh lebih aman jika kita dari Pekanbaru, Namun lebar jalan yang kecil, Jalan berlubang, rata-rata disetiap jalan ujung jembatan rusak dan berlobang mulai memasuki SuMATERA UTARA perbatasan SIBUHUAN membuat jalan jadi tidak nyaman dilalui. Yang jelas begitu memasuki kawasan JALAN Lintas di SUMATERA UTARA, maka situasi jalan pun berubah total jika kita melewati jalan lintas mulai dari jakarta hingga ke Pekanbaru jika Lintas Timur.

    Hendaknya Pihak PEMDA SUMATERA UTARA yang berhubungan dengan prasarana Jalan ini dapat menanggapi keluhan-keluhan masyarakat ini terutama Pelebaran Jalan dan perbaikan di setiap ujung jembatan yang rata-rata kwalitasnya sangat rendah mulai masuk kawasan Perbatasan SUmatera utara di SIBUHUAN hingga ke Padangsidempuan. Melalui APBD yang baru di 2010 mudah-mudahan pihak terkaid bisa memperbaiki jalan ini jauh lebih baik bahkan bisa mengimbangi pembangunan Jalan Lintas Sumatera yang ada di propinsi lainnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*