Waspadai Minyak Oplosan Beredar di Kota Padangsidimpuan

PADANGSIDIMPUAN, Menghindari peredaran minyak tanah (minah) oplosan di Kota padangsidimpuan, seharusnya pemko membentuk tim khusus (timsus) untuk memantau penjualan minah disetiap kios dalam Kota padangsidimpuan.

Disperindagkop UMKM dan ESDM Kotapadangsidimpuan  melalui Kasi Pengawasan Konsumen, seharusnya segera  melakukan koordinasi pembentukan timsus untuk pengawasan pasar, terutama terkait peredaran minah oplosan yang akhir-akhir marak beredar.

seharusnya pemko padangsidimpuan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Sebab, untuk pengawasan seperti ini, perlu adanya dukungan banyak instansi lain, supaya saat berada dilapangan tidak ada hambatan, ” ungkap ketua Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) tabagsel, Sabar M.Sitompul

Ditanya, intansi mana saja yang nantinya akan dilibatkan,kata awak media ketika di minta komentarnya maraknya minyaknya oplosan di kota padangsidimpuan,Sabar  M. Sitompul mengatakan instansi yang terlibat yaitu Disperindagkop ESDM dan UMKM, Kantor Pengelola Pasar dan Parkir, Satpol-PP serta dibantu oleh anggota dari Polres kota padangsidimpuan dan anggota TNI.

“harapan masyrakat agar menindak tegas jika ditemukan adanya praktek penjualan minah oplosan, sebab perilaku seperti itu cukup membahayakan bagi konsumen dalam hal ini masyarakat, ” tegas sahabat dari bona ventura manurung ini,adanya penjualan minah oplosan di Kota padangsidimpuan. sudah meresahkan ,diduga berbagai peristiwa kebakaran  di berbagai tempat dikota padangsidimpuan akibat dari minyak tanah oplosan ,namun sampai saat ini informasi yg kami terima belum ada satupun korban yg melapor ke pihak polres kota padangsidimpuan ”

Baca Juga :  Pantau Pilpres, KPU Paluta Gelar Monitoring

Pemerintah harus bergerak cepat melakukan pengawasan pasar, apalagi banyak informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya minah oplosan. Sebab, jika itu dibiarkan akan berakibat fatal, ” ujarnya,  kami  minta kepada instansi terkait, dalam hal ini Disperindagkop ESDM dan UMKM Kota padangsidimpuan untuk menarik izin perdagangan, bagi kios yang kedapatan menjual minah oplosan. “Mereka (pemilik kios, red) yang menjual minah oplosan harus ditindak tegas dan izin berdagang ditarik, supaya ada efek jera begi para penjual yang nakal,” tutur bung Sabar M. Sitompul.


PT-email

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*