Webber Dituding Berniat Bikin Rival Out di Korea

Mark Webber gagal finis di GP Korea setelah RB6 yang ia kendarai melintir di lintasan sehingga keluar dari balapan. Dalam proses itu, si pembalap Red Bull juga dituding mengincar rivalnya untuk out bareng.

Webber memulai GP Korea yang digelar akhir pekan lalu dengan keunggulan 14 poin dari pengejar terdekatnya, Sebastian Vettel –yang juga rekan setimnya– dan Fernando Alonso dari Ferrari.

Akan tetapi, Webber kemudian gagal menambah angka setelah kehilangan kendali mobilnya dalam sebuah kerb licin, menghantam pembatas di sisi lain lintasan, sebelum kemudian terpental balik ke dalam trek dalam keadaaan mundur.

Akibatnya, RB6 Webber lantas bersinggungan dengan mobil Nico Rosberg yang sebenarnya sudah berusaha menyingkir dari laju oleng kendaraan Webber. Rosberg pun ikut out dari balapan.

Segera setelah insiden itu, Webber langsung mengangkat tangan untuk mengakui kalau itu adalah salahnya. Tapi Gerhard Berger yang pernah berkarir di F1 dengan catatan sepuluh kemenangan menilai semuanya tidaklah sesederhana itu.

“Ia bisa saja menginjak rem dan langsung menghentikan mobilnya saat menabrak pembatas. Ia ikut membuat Rosberg out, tapi saya pikir bukan itu maksudnya. Saya pikir ia berniat mengincar Alonso atau (Lewis) Hamilton,” cetus Berger kepada Servus TV yang dikutip Crash.

“Saya pikir sangat jelas (bahwa gerakan itu disengaja), ia menabrak dan tahu balapannya sudah selesai. Di momen itu, ia frustrasi dan ribuan pikiran berkecamuk dalam benaknya. Jelas sekali, Anda bisa lihat bannya tidak terkunci. Mungkin ia punya masalah dengan rem, tapi saya pikir tidak,” cibir Berger.

Baca Juga :  Beckham Tolak Tawaran Reuni di Liga Premier

Perkara rem itu sendiri juga ikut dipertanyakan oleh Rosberg. “Aku tak mengerti kenapa Webber tak mengerem. Masih bergerak di lintasan dalam trek seperti itu jelas gila,” keluh Rosberg di akun Twitternya.

Entah apa dugaan Berger itu benar adanya, tapi yang pasti lintasan Sirkuit Internasional Korea memang sudah diguyur hujan deras sebelum balapan. Ini niscaya menambah licin permukaan trek baru tersebut.

( krs / mrp )

Sumber : detik.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*