Wow, Kepala BPN itu Dapat Rp 200 Juta Tiap Bulan

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Banjar, Edi Sofyan Nur sudah diincar lama oleh aparat hukum. Sebab dia diduga sejak lama memeras para notaris. Tiap bulan, para notaris wajib menyetorkan sejumlah uang.

Kajati Kalsel Abdul Taufiq SH, Kamis (2/9/2010) malam mengatakan, penyidikan Kejaksaan Agung terhadap Kepala BPN Banjar ini sudah berlangsung lama. Karena penyidikan dilakukan Kejagung, maka pihaknya hanya melakukan back-up.

Menurut Taufiq, sejak 2003 hingga 2010 ini, Edi mewajibkan setiap notaris yang membuat akta peralihan hak status tanah menyetorkan uang dalam jumlah tertentu.

“Setiap bulan yang bersangkutan mendapat Rp 150 juta hingga Rp 200 juta. Info ini kemudian ditelusuri oleh pihak Kejagung dan ternyata benar,” ungkap Abdul Taufiq.

Hingga 2 September 2010 pada pukul 14.00 Wita, pihak Satuan Khusus (Satsus) Kejagung beserta beberapa anggota Kejati Kalsel mendapat informasi bahwa tersangka akan menerima penyerahan  uang di Bandara Syamsudin Noor tepatnya di sebuah kafe bandara.

“Setelah menerima sejumlah uang, yang bersangkutan langsung berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat Lion Air JT 327 dan langsung dibuntuti hingga turun di Bandara Soekarno-Hatta,” beber Taufiq.

Saat itulah petugas melakukan penangkapan serta penggeledahan dan menemukan uang Rp 32.500.000. Edy pun langsung dibawa ke Kejagung untuk diperiksa. (*)

Sumber :

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Kapolri bertekad ungkap kasus beras plastik

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*