Yayasan Kompak; Pansus Pasar Sangkumpal Bonang, Kota Padangsidimpuan (Psp), Tidak Juga Bekerja.

76273884414b61270337c08960687999417d94f Yayasan Kompak; Pansus Pasar Sangkumpal Bonang, Kota Padangsidimpuan (Psp), Tidak Juga Bekerja.
Timbul Simanungkalit

Yayasan Kompak menuding panitia khusus (Pansus) Pasar Sangkumpal Bonang, Kota Padangsidimpuan (Psp), tidak juga bekerja. Padahal, anggarannya sudah ditampung dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Psp tahun 2010 sebesar Rp206 juta.

“Ke mana uang untuk operasional rapat pansus Sangkumpal Bonang sebesar Rp206 juta itu? Janjinya akan segera dilaksanakan rapat konsolidasi dengan pihak terkait termasuk PT ATC, Pemko Psp, dan lainnya. Tapi, mengapa sampai tahun 2011 belum juga dilaksanakan?” tanya Direktur Eksekutif Yayasan Kompak, Timbul Simanungkalit, kepada wartawan, Rabu (19/1).

Timbul Simanungkalit juga mempertanyakan seluruh anggota pansus yang dulu begitu ngotot membentuk pansus hingga anggarannya ditampung dalam APBD. Namun, sekarang diam, bahkan kesannya persoalan Pasar Sangkumpal Bonang didiamkan.

“Dulu DPRD Psp begitu ngotot membentuk pansus agar anggarannya ditampung. Tapi, begitu anggarannya ditampung kok malah tidak dikerjakan sama sekali, mana pansusnya?” tanyanya.

Untuk itu, Timbul mendesak pansus segera bekerja dan melakukan tugasnya sesuai dengan fungsi pansus. Tujuannya, agar tidak ada pemahaman negatif di tengah-tengah masyarakat. “Buktikanlah kerja pansus. Jangan sampai ada dugaan kita anggaran pansus diselewengkan,” katanya.

Sementara itu Ketua Pansus Pasar Sangkumpal Bonang, H Khoiruddin Nasution SE, kepada METRO, Rabu (19/1), menjelaskan, pansus belum bekerja pada tahun 2010 disebabkan padatnya jadwal DPRD, seperti pembahasan ranperda, KUA-PPAS, R-APBD Psp tahun 2011 dan APBD tahun 2011.

Baca Juga :  Bermodalkan Surat Mandat Walikota PT. ATC Kelola Pasar Sakumpal Bonang

“Seluruh kegiatan tersebut begitu menyita waktu, sehingga pansus tidak sempat melaksanakan rapat pembahasan Pasar Sangkumpal Bonang,” sebutnya. Soal anggaran pansus sebesar Rp206 juta, sambung Khoir, demikian sapaan akrabnya, anggaran tersebut sudah dikembalikan ke kas daerah sebagai sisa lebih anggaran tahun  lalu. Sebab, dana pansus tersebut sama sekali tidak digunakan.

Lalu, di tahun 2011 ini, anggaran untuk pansus kembali ditampung dengan besaran yang sama, yakni Rp206 juta. Namun, belum bisa melaksanakan tugas karena hasil evaluasi APBD Psp tahun 2011 dari Gubsu belum turun sehingga APBD belum bisa dilaksanakan.

“Untuk tahun 2011 anggaran pansus kembali ditampung dengan jumlah yang sama sebesar Rp206 juta. Tapi, masih belum bisa kita laksanakan karena evaluasi Gubsu untuk APBD Psp tahun 2010 belum turun,” ucapnya.

Khoir juga berharap kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawas pansus agar berjalan dengan baik. Ia juga meyakinkan bahwa pansus Sangkumpal Bonang akan bekerja paling lambat Maret tahun ini.

“Mudah-mudahan pansus sudah bisa bekerja mulai Maret ini. Semoga saja pansus ini sukses dengan hasil yang baik,” pungkasnya.  (phn) – (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*