YouTube Kini Menjadi Sumber Berita Utama

SEBUAH studi menemukan YouTube, situs video-sharing milik Google, telah menjelma jadi sebuah platform utama berita di seluruh dunia, sehingga menimbulkan berbagai tantangan terhadap organisasi-organisasi media.

Laporan Pew Research Center pada Senin (16/7) menyebutkan berita-berita terkait peristiwa merupakan item paling banyak dicari di YouTube dalam lima bulan selama periode 15 bulan pada 2011 dan awal 2012.

Itu berarti berita dinilai semakin penting artinya di situs tersebut, yang dikenal secara populer untuk video-video amatir tentang anak-anak dan binatang piaraan.

Berbagai peristiwa tertentu seperti gempa bumi dan tsunami di Jepang pada 2011 memperkuat poin itu, papar studi tersebut, dengan 96 juta melihat berita-berita terkait bencana dalam sebuah periode sepekan pada Maret 2011.

Laporan itu menemukan bahwa penyaksian berita di YouTube barangkali masih dikalahkan audien yang menonton berita pada televisi konvensional.

“Namun YouTube merupakan sebuah situs tempat para konsumen dapat menentukan agenda berita untuk diri mereka sendiri dan menonton video-video atas kemauan sendiri — suatu bentuk ‘berita video yang kini diminati orang,” papar laporan Pew.

“Dalam kejadian gempa bumi dan tsunami Jepang, minat penonton berlanjut selama beberapa pekan. Bencana itu bertahan di antara pokok berita paling banyak ditonton orang selama tiga pekan berturut-turut. Berdasarkan video-video paling banyak ditonton setiap pekannya yang didaftar YouTube, itu juga merupakan laporan berita terbesar di situs tersebut dalam tahun 2011.

Baca Juga :  Tablet Surface Pro 3 dengan Sistem Operasi Windows 8.1 dan Opsi Prosesor Intel Core i7 Resmi Diperkenalkan

Peluang

Pew menyebut bahwa bagi industri berita, pergeseran sikap menonton berita online merupakan suatu “peluang signifikan dan juga suatu tantangan.”

“Para produser berita bisa menggunakan situs itu untuk menumbuhkan audien mereka, mencari video-video yang diciptakan warga, membangun merek mereka dan menghasilkan pemasukan,” ujar Pew.

“Pada waktu sama, berbagai situs video-sharing adalah sumber lain yang mereka harus fahami — dan sesuaikan diri.”

Situs yang menampilkan video tersebut kini merupakan destinasi paling banyak dikunjungi di online, hanya di belakang Google, yang merupakan pemilik YouTube, dan Facebook.

Menurut data statistik sendiri perusahaan itu, lebih 72 jam video diunggah ke YouTube setiap menitnya. Situs itu mendapat lebih empat miliar kunjungan video sehari.

Pada berita di YouTube, laporan-laporan yang disebut sebagai laporan ciziten mencapai 39 persen dari video-video. Sekira 51 persen memiliki logo sebuah organisasi berita, tapi sebagian dari rekaman itu tampaknya merupakan hasil syuting orisinal oleh para pengguna bukannya jurnalis.

Lima persen berasal dari berbagai kelompok korporat dan politik, dan asal usul lima persen lainnya tidak diidentifikasi.

Ciptakan

“Kalangan citizen kini menciptakan video berita mereka sendiri dan kemudian mempostingkannya,” lanjut laporan Pew.

“Juga ada video berbagi berita yang secara aktif diproduksi kalangan profesional jurnalistik. Dan berbagai organisasi berita kini memanfaatkan konten citizen dan memadukannya dengan jurnalistik mereka.

Baca Juga :  Tips Memblokir Pornografi di Komputer

“Para konsumen, sebaliknya, terkesan memanfaatkan interplay itu dalam apa yang mereka lihat dan bagi, sehingga menciptakan jenis baru berita televisi.”

Google membeli YouTube pada 2006 sehari 1,65 miliar dolar AS.

The Mountain View, raksasa pencarian dan iklan Internet yang berkedudukan di California belum mengumumkan laba bagi situs video-sharing tersebut kendati memiliki popularitas global yang sangat besar.

YouTube secara perlahan telah menambahkan konten profesional seperti berbagai show televisi dan film secara utuh kepada para pemain amatir yang sangat banyak yang menawarkan video dalam upaya menarik pemasang iklan. (afp/bh)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*