Yudhoyono Bukan ‘Korban’ Pertama Wikileaks

TEMPO Interaktif, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bukan satu-satunya kepala negara yang pernah menjadi sasaran wikileaks. Sejumlah kepala negara lainnya juga pernah dibongkar keburukannya dalam memimpin.

Kanselir Jerman Angela Merkel misalnya, berdasarkan bocoran kawat diplomat Amerika, ia disebut sebagai pemimpin yang lemah dan tidak kreatif.

Presiden Perancis Nicolas Sarkozy disebut sebagai kaisar tanpa jubah, memiliki kulit tipis dan bergaya otoriter. Tak beda dengan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi yang disebut lemah, besar kepala dan tidak efektif sebagai pemimpin negara Eropa. Gaya hidupnya yang suka melakukan pesta, dikatakan tidak dapat menolong kepemimpinannya.

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin dan Presiden Dmitry Medvedve diandaikan bagai pasangan tokoh kartu Batman dan Robin.

Pemimpin negara Libya Muammar Qadhafi juga tak luput dari sasaran wikileaks. Menurut kawat diplomatik Amerika, ia dikatakan selalu terlihat bersama perawat pirang yang bahenol.

Sedangkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dibandingkan dengan Adolf Hitler.

Bocoran kawat diplomat itu tentu membuat berang. Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Rodham Clinton mengatakan ia sudah dihubungi para duta besar berbagai negara yang menanyakan bocornya kawat diplomatik itu. Hillary menyatakan mengutuk dibukanya rahasia kawat diplomatik itu yang merupakan informasi negara yang sensitif.

New York Time/ Huffingtonpost/ The Telegraph/ Aqida Swamurti

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Proyek E-KTP Diragukan Tuntas 2012 - Kemendagri Minta Tambahan Anggaran Rp 900 M

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*