Yusril Raih Penghargaan Aktor Internasional Terbaik dalam Madrid International Film Festival

twitter @Yusrilihza_Mhd Yusril Ketika Memegang Piala Aktor Berbahasa Asing Terbaik di Madrid International Film Festival 2014

JAKARTA, Pakar hukum Yusril Ihza Mahendra meraih penghargaan film di dunia internasional. Yusril mendapat gelar aktor terbaik dari film Legend of the East atau yang juga dikenal Laksamana Cheng Ho di Indonesia.

Menurut pengumuman dari Madrid International Film Festival 2014, Yusril mendapat penghargaan sebagai Best Lead Actor in Foreign Language Film atau aktor berbahasa asing terbaik tahun 2014. Ajang tersebut memberikan penghargaan untuk para sineas dan aktor untuk yang ketiga kalinya.

Adapun Yusril sebelumnya masuk nominasi bersama beberapa aktor kawakan internasional lainnya yakni Salome Demuria (Cholchu), Emanuele Cerman (In The Name of Satan), Juan Carlos Montoya (The Knife of Don Juan), Masayuki Deai (Dreams and Illusions), Frederic Landenberg (Sam), dan Alberto Bucco (Venis is Saved).

Film Laksamana Cheng Ho diputar pada tahun 2008 oleh sebuah stasiun televisi, film itu pun dibuat menjadi beberapa bagian atau serial. Yusril dalam situs pribadinya sempat berbagi kisah tentang film tersebut.

Dalam akun twitter pribadinya @Yusrilihza_Mhd, Yusril tidak menyangka akan menerima penghargaan bergengsi tersebut. “Saya tdk menyangka akan dapat penghargaan dalam acara yg diadakan di Hotel Convencion Madrid itu.”

Tak hanya itu, Yusril juga berkicau penghargaan yang diraihnya bukanlah penghargaan main-main. Yusril pun membandingkan penghargaan yang diraihnya dengan penghargaan serupa untuk sineas tanah air, Piala Citra.

Baca Juga :  Turki: Ayolah Rusia, Jangan Bodohi Semua Orang

Untuk meraih Piala Citra seorang aktor atau aktris harus usah payah berlatih akting di tengah ketatnya persaingan dunia selebritas.”

Lebih jauh, Yusril memastikan dalam penghargaan di Madrid, Spanyol itu juga dihadiri oleh selebriti dunia. “Acara penyerahaan awards dihadiri banyak selebriti dari seluruh dunia. Padahal saya merasa bukan selebriti.”

Adapun film Legend of the East mengisahkan tentang seorang pelayan bernama Zheng He atau Cheng Ho (Yusril) yang mengabdi pada kekaisaran China di era Dinasti Ming saat sedang mengalami konflik perebutan kekuasaan. Zheng kemudian menjadi pelayan pangeran kerajaan yang kemudian membantunya merebut kembali tahta dari para pemberontak. Di Indonesia, Zeng He kemudian dikenal sebagai Cheng Ho yang akhirnya menjadi laksamana hingga ia melakukan ekspedisi dan tiba di Nusantara.

Yusril selama sepuluh hari terakhir ini sedang berkunjung ke Spanyol dan Italia. Ia sempat berbagi foto kunjungannya dalam akun twitternya./KOMPAS.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*