YUSRIL Vs JAKSA AGUNG – Yusril Desak SBY Hadir Tanpa Diwakili

Sidang perdana atas uji materi Undang-Undang Kejaksaan yang diajukan oleh mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (14/7/2010). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan DPR pun diminta datang sebagai pihak termohon.

quote 1 YUSRIL Vs JAKSA AGUNG Yusril Desak SBY Hadir Tanpa Diwakili

Kalau tidak datang, berarti dia kehilangan muka. Ditantang debat, tapi kok enggak berani.

— Yusril Ihza Mahendra
quote 2 YUSRIL Vs JAKSA AGUNG Yusril Desak SBY Hadir Tanpa Diwakili

1629005620X310 YUSRIL Vs JAKSA AGUNG Yusril Desak SBY Hadir Tanpa DiwakiliYusril sepertinya ngotot dan mendesak agar Presiden SBY dan DPR bersedia hadir tanpa diwakili oleh siapa pun para pembantunya seperti menteri. “Kalau tidak datang, berarti dia kehilangan muka. Ditantang debat, tapi kok enggak berani,” ujar mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra kepada Tribunnews.com, Rabu (14/7/2010).

Menurut Yusril, Presiden SBY dan DPR harus dapat menjelaskan terkait masa jabatan Jaksa Agung Hendarman Supandji yang dinilainya ilegal.

Yusril pun mengaku sudah sangat siap jika nantinya dipastikan akan berdebat dengan Presiden SBY dan DPR. “Soal ini saya sudah persiapkan jauh hari sejak saya masih kuliah di UI dulu sampai sekarang jadi profesor,” katanya.

Meskipun begitu, lanjut Yusril, apabila Presiden SBY dan DPR tetap bersikukuh tidak akan hadir, minimal Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Jaksa Agung Hendarman Supandji bisa datang mewakili Presiden SBY untuk berdebat dengannya. “Minimal Sudi dan Hendarman kita dorong saja seperti itu,” tandasnya.

Baca Juga :  Pencabulan ABG Digilir 9 Pria, Juga Kakek 74 Tahun

Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra resmi mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Agung.

Yusril ingin menguji konstitusionalitas penafsiran Pasal 19 dan Pasal 22 Undang-Undang tentang Kejaksaan Agung tersebut dihubungkan dengan prinsip negara hukum sebagaimana tertuang dalan Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004, Keputusan Presiden Nomor 31/P Tahun 2007, dan Keputusan Presiden Nomor 83/P Tahun 2009.

Menurut Yusril, ketimbang dirinya berdebat dengan Jaksa Agung Hendarman Supandji di luar, pengajuan judicial review adalah satu-satunya cara yang ditempuh untuk mengadakan perdebatan dengan Hendarman Supandji. (Tribunnews/Willy Widianto)

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2010/07/14/11150694/Yusril.Desak.SBY.Hadir.Tanpa.Diwakili-8

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*